8 Cara Menghemat Baterai HP Agar Awet dan Anti Boros!

Teknokrad.com – Kamu sekalian yang sudah mengetahui cara menghemat baterai HP bisa segera mempraktikkannya sendiri. Dengan begitu, baterai di HPmu bisa lebih awet untuk digunakan dalam aktifitas keseharian. Apalagi kamu yang tidak bawa charger atau powerbank untuk mengisi daya di baterai.

Adapun kamu yang belum mengetahui caranya, silahkan membaca uraian ini hingga tuntas. Ada cara khusus yang harus kamu ketahui dan praktikkan agar baterai di HPmu lebih awet saat digunakan. Semuanya akan diinformasikan lengkap disini, sehingga jangan sampai melewatkannya.

Cara Menghemat Baterai HP Agar Tidak Boros

Berikut merupakan tutorial tips dan trik agar baterai HP sobat tidak cepat habis.

Menggunakan Charger Original

Inilah cara menghemat baterai HP yang pertama harus kamu ketahui. Kamu yang mempunyai smartphone atau sejenisnya tentu saja saat membelinya dulu sudah ada charger bawaan dari pabrikan. Nah, pergunakan charger original tersebut untuk mengisi daya di baterai HPmu.

Pasalnya, charger original sudah didesain untuk mengisi daya beterai bagi HP sesuai produk mereknya. Jadi, jangan heran jika memakai charger original lebih cepat mengisi baterai HP sekaligus awet dayanya. Silahkan kamu coba sendiri.

Mengisi Baterai 30% hingga 80%

Inilah tips sekaligus cara menghemat baterai HP berikutnya yang bisa kamu praktikkan. Perlu kamu ketahui bahwa baterai Lithium Ion (Li-on) kapasitas dayanya akan menurun saat mendapatkan tegangan listrik terlalu lama.

Bahan Lithium akan akan tidak stabil jika terus menerus dialiri arus listrik melalui charger. Oleh karena itu, jangan heran jika kamu mengisi baterai HP hingga full 100%, tetapi dayanya cepat habis meskipun penggunaannya wajar.

Disarankan kamu mengisi daya baterai antara 30% hingga 80% saja, sehingga bahan Lithium di dalamnya tidak terlalu lama terpapar tegangan listrik dari charger. Dengan catatan, kamu menggunakan HP tersebut sewajarnya saja dan tidak berlebihan.

Jangan Sampai Baterai HP 0%

Tips dan cara menghemat baterai HP yang satu ini mungkin kebanyakan dilanggar oleh para pemilik atau penggunanya, tak terkecuali kamu. Mungkin karena alasan lupa mengisi daya baterai, lupa membawa charger, dan lain sebagainya.

Perlu kamu ketahui bahwa charging HP dari 0% akan membuat baterainya cepat rusak. Pasalnya, baterai akan terlalu lama mendapat tegangan listrik dari charger, sehingga kondisi fisiknya lebih panas. Selanjutnya, baterai HP akan menggelembung karena kepanasan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan baterai hingga terbakar karena terlalu lama dicharging. Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu hindari daya baterai 0% atau mati total agar lebih awet.

Uninstal Aplikasi yang Jarang Digunakan

Sebagai contoh, aplikasi game online atau offline yang diunduh dan diinstal di smartphone. Kamu mungkin salah satu orang yang cepat bosan bermain game satu judul yang sama. Setelah menginstal sebuah game, selang beberapa hari memasang game lainnya.

Nah, aplikasi yang jarang digunakan apapun itu tidak menutup kemungkinan membebani penggunaan smartphone secara umum. Oleh karena itu, lebih baik menghapus aplikasinya dengan cara uninstal. Dengan begitu, masih banyak ruang penyimpanan kosong di smartphone milikmu.

Mengaplikasikan Power Saving Mode

Kamu dapat menemukan fitur ini di smartphone berbasis Android. Fitur Power Saving Mode berfungsi membantu smartphone milikmu membatasi penyerapan energi dari baterainya. Dengan menggunakan mode ini, penggunaan baterai di smartphone bisa diatur dengan baik.

Kamu hanya cukup memencet fiturnya, lalu smartphone akan mengatur sendiri beberapa hal yang berkaitan dengan penggunaan baterai secara umum. Misalnya, kecerahan layar, koneksi mobile, dan lain sebagainya. Dengan begitu, kamu bisa menghemat baterainya saat menggunakan smartphone.

Baca Juga: 7 Software Edit Video Ringan untuk PC Windows

Mengaplikasikan Clear Cache

Sampah-sampah hasil menggunakan beragam aplikasi di smartphone juga bisa dijadikan cara menghemat baterai HP. Kamu dapat melakukannya dengan mengakses menu Manajemen File, lalu pilih saja cache di aplikasi apa yang ingin dihapus.

Dengan membersihkan cache tersebut, beban smartphonemu semakin berkurang terutama saat digunakan dalam akrivitas keseharian. Dengan begitu, baterai di smartphonemu semakin bisa dihemat dan tidak mudah habis. Kamu dapat mempraktikkannya sendiri.

Minimal seminggu sekali kamu bisa menghapus cache di tiap aplikasi. Apalagi kamu yang hampir setiap waktu menggunakan aplikasi tertentu, seperti WhatsApp atau yang lainnya. Dipastikan cache dalam bentuk foto, dokumen, atau video begitu banyak dan seharusnya dihapus saja.

Menghindari Aplikasi atau Fitur Serba Otomatis

Aplikasi atau fitur tersebut memang sudah disetting hidup ataupun jalan dalam kondisi dan waktu tertentu. Dengan begitu, smartphone milikmu akan menyala sendiri atau keluar nada dering sebagai pengingatnya. Bukan hanya sebentar, tetapi bisa berdurasi cukup lama.

Jika hanya satu dua aplikasi atau fitur saja, sepertinya tidak menimbulkan masalah terutama di daya baterainya. Namun jika sudah banyak yang diaktifkan, sudah seharusnya kamu matikan saja karena hal tersebut akan cepat menguras daya baterai di smartphonemu.

Kamu pilih saja yang penting dan dibutuhkan dalam aktifitas keseharianmu. Sementara yang tidak begitu penting, lebih baik tak diaktifkan atau langsung uninstal saja agar daya bateraimu bisa dihemat. Langkah tersebut lebih bijaksana untuk kamu lakukan.

Menghindari Fitur-Fitur Animasi

Satu lagi cara menghemat baterai HP yang dapat kamu praktikkan sekarang juga. Kamu disarankan untuk menghindari fitur-fitur animasi, seperti live wallpaper, fitur motion and gestures, dan yang sejenisnya. Pasalnya, fitur-fitur tersebut bisa menguras daya baterai lebih cepat habis.

Penampilan untuk smartphone memang cukup menarik untuk dilihat, tetapi sayangnya memboroskan daya baterai. Jadi, lebih baik dihindari saja agar baterai di smartphonemu awet saat digunakan seharian. Lagipula, fitur semacam itu tidak begitu penting untuk diaplikasikan.

Beberapa cara menghemat baterai HP seperti yang diinformasikan diatas dapat segera kamu praktikkan. Caranya mudah dan sederhana, tetapi sangat besar pengaruhnya untuk menghemat daya baterai di smartphone. Selamat mencoba.

Baca Juga: 3 Cara Flash Xiaomi Bootloop/Matot Sendiri, Anti Gagal

Share via
Copy link