7 Aplikasi Jual Beli Barang Bekas Terbaik Recommended

Teknokrad.com – Membeli benda atau barang second menjadi alternatif menghemat pengeluaran karena harganya relatif terjangkau.

Sementara menjualnya bisa menjadi solusi bagi sebagian orang yang ingin melakukan decluttering barang yang sudah terlalu menumpuk di rumah.

Bahkan sekarang ada aplikasi jual beli barang bekas.

Aplikasi Jual Beli Barang Bekas

Menjual dan membeli peratalan yang sebelumnya pernah dipakai orang lain adalah hal wajar dan sering dilakukan banyak orang.

Jika memang masih bagus dan layak pakai, kenapa tidak. Sekarang aktivitas tersebut dapat dilakukan secara online.

Inilah rekomendasi aplikasi jual beli barang bekas terbaik:

1. Aplikasi OLX

Banyak orang pasti sudah mengetahui aplikasi jual beli satu ini, karena iklannya selalu ada dimana-mana baik media elektronik televisi ataupun internet.

OLX adalah salah satu aplikasi yang menjual barang bekas di Indonesia dengan kualitas terbaik dan terpercaya.

Terdapat ftur geotaggung yang berfungsi untuk mencari lokasi terdekat pengguna lain yang menjual barang bekas.

OLX dapat melakukan filter terhadap setiap produk berdasarkan kategori, harganya, nama, dan tanggal dipromosikan.

Bahkan, ada sistem pembelian COD untuk menjaga keamanan.

2. Aplikasi Carousell

aplikasi yang menjual barang bekas

Rekomendasi selanjutnya yaitu Carousell sebagai aplikasi barang bekas luar negeri dengan kualitas baik.

Ini adalah software buatan Singapura yang populer di Indonesia dan memiliki banyak pengguna.

Carousel menyediakan layanan pembayaran COD dan transfer melalui rekening atau dompet online.

Dulu, aplikasi belanja barang bekas ini hanya menyediakan produk fashion preloved.

Tak heran penggunanya kebanyakan adalah wanita. Namun belakangan ini Carousell mulai menambahk kategori lain di setiap produk yang dijual.

Contohnya seperti benda-benda retail, otomotif, gadget, dan lainnya. 

3. Aplikasi Prelo

Berikutnya ada aplikasi prelo yang tidak jauh berbebeda dengan Carousell.

Sebab kebanyakan produknya adalah fashion wanita dan mulai merambah ke kategori yang lainnya, seperti kebutuhan bayi, hobi, ataupun furniture rumah tangga.

Maka penggunanya kini sudah dari berbagai kalangan dan usia. Prelo menyediakan layanan jasa titip (Jastip) jika ada yang ingin membeli barang bekas berkualitas.

Beberapa penggunanya seringkali memanfaatkan jasa ini untuk memberikan layanan kepada orang lain.

Namun sayangnya, sistem transaksi pembayaran hanya bisa dilakukan melalui transfer bank.

4. Aplikasi Kaskus Jual Beli

Kaskus adalah sebuah transformasi dari marketplace forum jual beli atau biasa dikenal dengan sebutan FJB.

Sebenarnya, aplikasi ini ialan e-commerce yang menyediakan barang baru dan bekas.

Beberapa kategori produknya seperti kebutuhan rumah tangga, otomotif, gadget, fashion, hobi, dan sebagainya.

Kaskus menjamin keamanan setiap transaksi yang dilakukan penggunanya di aplikasi resmi.

Sistem pembayaran dilayani via transfer bank dengan rekening bersama, atau bisa juga melalui dompet digital.

Hal ini tentu akan memudahkan pengguna memilih bank yang akan digunakan.

Selain fungsinya sebagai apk jual beli barang bekas, kaskus juga dikenal sebagai aplikasi cari teman sekitar lingkungan sobat dan juga membangun relasi bisnis.

5. Aplikasi Bukalapak

Aplikasi jual beli barang bekas terpopuler lainnya adalah Bukalapak.

Semua orang sepertinya sudah pernah melihat iklan promosi marketplace ini berseliweran di media elektronik.

Pengguna dapat dengan mudah mencari kebutuhan barang, dari harga paling murah sampai yang mahal.

Bukalapak menyediakan berbagai macam cara pembayaran yang cukup variatif.

Ini menjadi salah satu keunggulannya dibandingkan dengan aplikasi lain.

Pengguna dapat melakukan payment melalui dompet digital “Buka Dompet”, transfer bank apapun, Kartu Kredit, Indomart, Alfa Group, sampai CIMB Cliks.

6. Aplikasi Maujual

apk jual beli barang bekas

Apk jual beli barang bekas ini khusus menjual gadget yaitu handphone. Aplikasi ini akan cocok bagi pengguna yang tujuannya mencari smartphone saja.

Karena hanya ada satu kategori, pilihan jumlah produknya otomatis semakin banyak dan lengkap, contohnya seperti tersedia merk dan tipe hp apapun.

Dengan adanya aplikasi ini, pengguna yang ingin menjual handphone bekasnya tidak perlu susah payah mencari calon pembelinya dengan promosi sana sini.

Maujual menyediakan pelayanan kurir instan, yang akan mengantarkan hp ke pembeli. Hasil penjualan akan dimasukkan pada akun e-money milik penjual.

7. Aplikasi Carmudi

Jika Maujual hanya menyediakan hp bekas, Carmudi adalah aplikasi jual barang bekas online khusus otomotif motor dan mobil.

Pengguna dapat membeli atau mempromosikan kendaraan second dengan prosedur yang mudah.

Mulai dari harga termurah hingga paling mahal, tinggal disesuaikan kemampuan.

Pengguna bisa mencari kendaraan berdasarkan tipe, harga, merk, warna, sampai lokasi penjualan berada.

Jika sudah mempunyai mobil atau motor incaran di Carmudi, langsung saja menghubungi nomor kontak yang sudah disediakan penjualnya untuk melakukan test drive dan bernegoisasi.

8. Aplikasi Shopee

Siapa yang tidak tahu e-commerce satu ini. Penggunanya dari berbagai kalangan hingga usia.

Salah satu aplikasi wajib dan pasti dimiliki setiap orang di smartphonenya.

Selain tersedia produk baru, sebagian orang tidak menyedari bahwa Shopee menyediakan barang bekas bagi yang ingin menjual atau membeli.

Cara membeli dan menjualnya sangat mudah, yaitu hanya perlu membuat akun saja. Akun itu dapat digunakan untuk belanja ataupun menjual barang.

Ada banyak pilihan jenis transaksi pembayara dan jasa ekspedisi pengiriman. Bahkan Shopee memberikan voucher diskon, cashback, dan gratis ongkir.

Tips Membeli dan Menjual Barang Bekas Melalui Aplikasi Online

Sebelum memutuskan membeli barang second, sebaiknya sudah mengetahui beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan.

Hal ini juga patut diketahui para penjual sebagai peringatan untuk selalu menjual barang layak guna.

Inilah tips membeli barang bekas melalui aplikasi online supaya lebih berhati-hati.

Menggunakan Media Jual Beli Aplikasi Terpercaya

Tips pertama yaitu memilih aplikasi penjual barang bekas terpercaya dan menjamin setiap transaksi.

Pembeli dalam hal ini harus pilah-pilih dengan selektif. Periksalah rekam jejak dan ketentuan aplikasi tersebut dalam memberikan pelayanannya kepada para pengguna dan kustomernya.

Aplikasi yang jual barang bekas di atas bisa dijadikan pilihan terbaik untuk menerapkan tips satu ini.

Sebab keamanan adalah salah satu hal penting yang harus dipikirkan.

Apalagi ketika seseorang membeli barang secara online dari luar negeri, harus ada pihak kedua yang memberikan jaminan keamanan.

Pelajari Barang yang akan Dibeli dengan Teliti dan Spesifik

Tips kedua yaitu mempelajari spesifikasi barang yang akan dipindah tangan.

Jangan karena tergoda harganya yang murah, pengguna jadi sembarangan mengambil keputusan dan langsung melakukan pembayaran.

Hal ini untuk mengantisipasi jika ada kerusakan pada barang ataupun kecacatan.

Untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang barang, tanyakan secara langsung kepada penjualnya, apa yang perlu diketahui.

Hal ini sebagai bentuk upaya menjalin komunikasi yang baik dan meminimalisir kesalahpahaman.

Jika sama-sama tahu kondisi barangnya, proses jual beli akan lebih mudah.

Periksalah Kelayakan Barang

Selain mempelajari, pembeli harus memeriksa dengan teliti kelayakan barang. Apalagi ketika membeli sebuah kendaraan, baik mobil ataupun sepeda motor.

Biasanya ada prosedur test drive yang harus dilakukan kedua belah pihak, supaya mengetahui kondisi sebenarnya dari barang tersebut.

Tips ini bertujuan untuk menghindari penyesalan jika barang yang dibeli ternyata memiliki kecacatan yang tidak diketahui pembeli atau lupa disampaikan penjual.

Putuskan untuk membeli atau tidak saat proses mempelajari dan pemeriksaan sudah dilakukan.

Menanyakan Jaminan Garansi

Tips selanjutnya yaitu menanyakan tentang masa garansi kepada penjual. Contohnya seperti pembelian barang elektronik atau otomotif.

Adanya jaminan pengembalian jika barang tidak sesuai dengan spesifikasi, akan memberikan rasa aman kepada pembeli.

Jika memang barang tersebut tidak memiliki masa garansi atau penjual tidak memberikannya, pastikan kondisinya sangat aman dan layak guna.

Pertimbangkan juga dengan harga yang dicantumkan. Jika mahal, maka sebaiknya meminta garansi, dan jika tidak diberikan, maka tidak udah dibeli.

Sebaiknya Pembayaran Menggunakan Sistem COD

Sistem pembayaran sebaiknya menggunakan metode cash on delivery.

Karena jika barang tidak sesuai dengan kesepakatan, bisa dilakukan pengembalian kepada penjual, apalagi barang dengan harga yang lumayan mahal.

Pembayaran transfer via bank juga tidak menjadi masalah jika penjualnya terpercaya.

Ciri-ciri penjual seperti ini biasanya mempunyai rekam jejak penjualan yang tinggi, testimoni dari pembeli yang lain bagus, dan banyak pengikutnya.

Itulah beberapa rekomendasi aplikasi jual beli barang bekas beserta tips membelinya. Tinggal memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Meski sudah terjamin keamanannya, berbelanja dengan sistem online harus membuat seseorang atau pengguna aplikasi di atas lebih berhati-hati.

Share via
Copy link