Apa Itu Bottleneck? Ini Penjelasan Lengkapnya

Teknokrad.com – Seseorang yang hobi merakit PC tentu sudah tidak asing lagi dengan apa itu bottleneck. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kinerja PC yang tidak optimal akibat komponennya yang tidak kompatibel satu sama lain. Biasanya, kondisi tersebut akan terlihat ketika sedang memainkan game.

Pada saat merakit PC, seseorang biasanya akan membeli salah satu komponennya terlebih dahulu seperti CPU, VGA, atau RAM yang lebih tinggi. Sementara komponen lainnya masih menggunakan kelas yang lebih rendah. Apakah penggantian tersebut menyebabkan bottleneck? Berikut ulasan selengkapnya.

Apa Itu Bottleneck?

Apa Itu Bottleneck?

Seperti yang sudah sempat dibahas di atas, istilah bottleneck merujuk pada kondisi PC atau kinerja PC yang tidak optimal karena komponen yang ada di dalamnya tidak saling mendukung satu sama lain. Seperti penggunaan VGA kelas high-end namun diproses menggunakan CPU yang masih biasa-biasa saja.

Jika dianalogikan, maka hal itu bisa digambarkan seperti botol berisi air yang akan lebih lama ditumpahkan karena harus melewati leher botol yang mengecil. Jika botol tersebut memiliki lebar leher dan badan yang sama, maka air akan mudah untuk dikeluarkan. Itulah gambaran PC yang mengalami bottleneck.

Meski begitu, sebagian pihak menilai jika bottleneck tidak hanya terjadi karena perbedaan komponen yang digunakan saja. Mereka menilai bahwa bottleneck juga bisa terjadi berdasarkan software atau aplikasi yang digunakan sehingga penentuan bottleneck pada PC harus diukur dari berbagai aspek.

Penyebab Bottleneck

Setelah mengetahui apa itu bottleneck, maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa penyebabnya bisa dari beberapa kondisi. Adapun kondisi-kondisi yang bisa memicu terjadi bottleneck akan dijelaskan pada ulasan di bawah ini. Berikut adalah beberapa penyebab bottleneck pada PC:

1. Bottleneck CPU

Bottleneck yang terjadi pada CPU biasanya karena perakit PC (biasanya masih pemula) lebih cenderung meningkatkan salah satu komponennya terlebih dahulu ketimbang membuat kombinasi yang sesuai. Misalkan saja pada CPU i3-7130U yang harus disandingkan dengan GPU RTX 3080 Ti.

Perbedaan kemampuan kedua komponen di atas bisa menyebabkan terjadinya bottleneck. Alasannya tentu karena kemampuan GPU yang tinggi tidak diimbangi dengan kemampuan prosesornya sehingga terjadi penurunan kinerja GPU dari kemampuan optimalnya. Kondisi tersebut bisa diilustrasikan begini:

  • GPU RTX 3080Ti dapat memproses data hingga 400 data setiap detik.
  • CPU i3-7130U hanya mampu mengirimkan data 100 data setiap detik.
  • Data yang masuk ke dalam GPU RTX 3080 Ti hanya sedikit, maka pemrosesan data di GPU RTX 3080 Ti hanya untuk 100 data saja.
  • Secara otomatis, kemampuan GPU tidak optimal karena menyesuaikan dengan kemampuan prosesor yang berada di bawah kemampuan optimalnya.

Pada kasus di atas, CPU i3-7130U mengalami bottleneck atas GPU RTX 3080 Ti. Hal ini sebenarnya bisa dihindarkan jika GPU yang digunakan memiliki kinerja yang sesuai dengan kemampuan prosesornya sehingga bisa lebih optimal dalam mengerjakan tugas-tugas yang dikirimkan.

2. Bottleneck HDD

Apa itu bottleneck HDD? Jarang ditemui memang pada penggunaan PC terbaru karena sudah mulai menggunakan ruang penyimpanan SDD pada PC yang digunakan. Pada kasus PC yang masih menggunakan HDD terkadang bottleneck bisa saja terjadi, terlebih game yang memiliki data yang besar.

Perbedaan mendasar dari HDD dan SSD adalah pada kecepatan membaca data. Jika HDD mampu membaca 1000 data per detik misalkan, maka SSD bisa melakukannya 8 kali lebih cepat. Dari situ bisa dibayangkan betapa signifikan perbedaan di antara keduanya bukan?

Pada saat menjalankan game dengan data hingga puluhan Giga, terkadang proses loading screen akan terasa lama. Hal itu bisa saja terjadi karena masih menggunakan HDD sebagai ruang penyimpanannya. Apabila komponen tersebut diganti dengan SSD, maka kecepatannya akan berubah cukup drastis.

Cara Mengatasi Bottleneck

Jika terjadi indikasi bottleneck pada sistem di PC yang kita gunakan, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Hal itu tentu saja dengan mengetahui penyebab terjadinya bottleneck. Seperti yang sudah dibahas pada topik apa itu bottleneck dan peyebabnya di atas, maka mengatasi bottleneck antara lain:

1. Mengupgrade Komponen yang Bottleneck

Pada kasus sebelumnya, penggunaan CPU i3-7130U menjadi penyebab terjadinya bottleneck sehingga performa dari GTX 3080 Ti menjadi menurun. Untuk mengganti prosesor i3-7130U bisa menjadi solusi terjadinya bottleneck tersebut.

Selain itu penggunaan HDD yang membuat loading screen pada game menjadi lama juga bisa diupgrade menjadi SSD agar proses olah data menjadi lebih lancar. Meski begitu, penyebab bottleneck harus diketahui terlebih dahulu sebelum mulai mengganti komponen-komponen di dalam PC yang digunakan.

Baca Juga: Download Game FPS Offline PC? Ini Dia 6 Daftarnya

2. Mengurangi Beban pada Komponen yang Bottleneck

Selain mengganti komponen pada PC, mengurangi beban pada komponen yang bekerja terlalu berat juga bisa menjadi solusi sehingga apa itu bottleneck tidak terjadi pada PC yang bersangkutan. Jika game terlalu berat memproses data yang besar, maka mainkan game lain yang lebih kecil ukurannya.

Jika prosesor yang digunakan tidak kompatibel atau tidak sebaik GPU-nya, maka dengan mengatur resolusi layar, mengubah kualitas grafik bisa sedikit meringankan kinerja dari komponen yang mengalami bottleneck.

3. Melakukan Overclock

Dari pembahasan apa itu bottleneck bisa kita ketahui jika perbedaan kemampuan pada komponen bisa menyebabkan bottleneck pada sistem. Pada kasus tersebut, melakukan overclock bisa menjadi salah satu solusinya. Meski begitu, pastikan bahwa komponen tersebut mendukung dilakukannya overclocking.

Hal yang juga perlu diketahui adalah akan adanya peningkatan suhu pada komponen yang bersangkutan sehingga pastikan cara ini aman untuk digunakan secara harian.

Kesimpulan

Pertanyaan apa itu bottleneck pada sesi tutorial komputer ini setidaknya sudah mulai terjawab setelah membaca seluruh penjelasan yang ada di atas bukan? Salah satu tips jika ingin merakit komputer adalah dengan melihat kompatibilitas antara komponen satu dengan komponen lainnya sehingga risiko bottleneck dapat dicegah.

Baca Juga: 6 Download Game PC Ram 1GB Windows 7

Share via
Copy link